Mengenal sejarah penyuluhan di Indonesia bagian 3

Pembentukan BPMD

Pembentukan Balai Pendidikan Masyarakat Desa (BPMD) pada tahun 1950) di setiap Kecamatan, merupakan realisasi kebijakan penyu-luhan pertanian kaitannya dengan pelaksanaan RKI (Rencana Kese-jahteraan Istimewa) keI (1950-1955) dan ke II (1955-1960).

Melalui BPMD, penyuluhan dilakukan dengan mela-kukan kursus-kursus sebagai pelaksanaan metoda ”tetesan minyak” (olievlejk systeem).

Pada masa ini, pada 1958 telah dilaksanakan usaha peningkatan produksi beras pada sentra-sentra seluas 1.000 Ha yang kemudian dikenal dengan Padi Sentra

Penyuluhan Masal (Tumpahan Air)

Pada pertengahan 1959, terjadi perubahan politik dengan dikeluar-kannya Dekrit Presiden pada 5 Juli 1959, yang ditindak-lanjuti dengan kebijakan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Tahap I.Di bidang pertanian, kebijakan tersebut dinyatakan dalam bentuk Gerakan Swa-sembada Beras (SSB yang dipimpin oleh Komando Operasi Gerakan Makmur (KOGM) di propinsi), yang di tingkat pusat dipimpin langsung oleh Presiden, berturut-turut oleh Gubernur (di propinsi), oleh Bupati (di Kabupaten), Oleh Camat (di Kecamatan) dan oleh Kepala Desa (di tingkat desa).

Gerakan ini dilakukan secara besar-besaran di seluruh tanah-air, sehingga sejak itu metoda ”tetesan minyak” digantikan dengan ”tumpahan air.”

2 Responses to “Mengenal sejarah penyuluhan di Indonesia bagian 3”


  1. 1 adeliruspitaaa Juni 21, 2010 pukul 5:24 am

    penyuluh harus dilakukan dengan prosedur yang benar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Arsip

RSS turindra

  • Efek Anak Sekolah Terlalu Dini
    Selama mengajar di sekolah Alam Bekasi saya menemukan berbagai macam tipe anak, ada anak yang aktif, pendiam, atau yang biasa saja. Namun kadangkala saya berfikir juga tentang riwayat pendidikan si anak di keluarganya apakah dia pernah di porsir atau memang baru pertama kai sekolah, iseng-iseng saya baca tulisan dan sepertinya tulisan ini bisa jadi referensi […]
    Azis Turindra
  • Sebuah Renungan tentang kecerdasan
    Dipapan tulis, saya menggambar sebatang pohon kelapa tanpa pemilik ditepi pantai, lalu sebutir kelapa yang jatuh dari tangkainya. Kemudian saya bercerita tentang 4 anak yang mengamati fenomena alam jatuhnya buah kelapa ditepi pantai itu. Anak ke 1 : dengan cekatan dia mengambil secarik kertas, membuat bidang segi tiga, menentukan sudut, mengira berat kelapa, […]
    Azis Turindra
  • Sekolah Alam Turindra Nusantara (SATURNUS)
    Sekolah Alam Turindra Nusantara disingkat SATURNUS merupakan pengembangan dari metode sekolah alam yang dicetuskan oleh Lendo Novo pada tahun 1998. Sekolah ini memiliki visi 4 pilar yaitu ketaqwaan, kepemimpinan, entreprenuer dan keilmuan. Adapun misi dari SATURNUS adalah sebagai berikut 1. Membentuk ketaqwaan melalui lingkungan dan kebiasaan beribadah serta […]
    Azis Turindra

%d blogger menyukai ini: