Prostitusi Siapa yang Mau

SURABAYA POST – Pasangan tersangka kasus traficking, Endry Margarini (20) dan A. Afif Muslichin (21), punya berbagai cara untuk menggaet pelajar demi kepentingan bisnis prostitusi yang digelutinya. Salah satunya, memberi iming-iming uang besar kepada korban yang selanjutnya dijual ke para hidung belang di Surabaya.

Akibat ulah kedua tersangka, belasan pelajar terjerumus di dunia prostitusi dan kasusnya kini disidik Polwiltabes Surabaya. Kasatreskrim AKBP Anom Widodo, mengatakan dalam bisnis esek-esek itu, keduanya telah menjual belasan pelajar dari Surabaya kepada para pria hidung belang dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 800 ribu.

Ulah kedua pasangan itu, sebenarnya sudah tercium petugas sejak dua pekan yang lalu. Setelah diselidiki, keduanya berhasil ditangkap petugas, dalam penggerebekan di Hotel Malibu kamar 514.

Lebih lanjut, Anom mengemukakan, sebelumnya penangkapan, polisi sudah melakukan pengintaian terlebih dahulu di sejumlah tempat yang menjadi salah satu lokasi negosiasi para pelaku dan korban. Salah satu tempat negosiasi itu adalah restoran cepat saji McDonald yang terletak di kawasan Basuki Rahmat.

Di tengah ramainya pengunjung resto ini, muncul Endry Margarini, atau yang biasa akrab disapa Vee bersama 3 orang remaja yang berinisial El, Fit, dan Ros. Polisi pun akhirnya mennyelidiki hingga membuntuti saat mereka naik taksi menuju ke Hotel Malibu.

Setiba di sana empat perempuan itu langsung menuju kamar 514.Tidak lama, keluarlah Vee dan Ros. ersangka Afif, mengaku dirinya hanya berperan sebagai pencari pembeli saja. Sedangkan terkait dengan perekrutan korban, dia tidak tahu menahu.”Itu urusan Vee,” kata dia, saat disidik Mapolwiltabes Surabaya, Senin (1/2) siang.

Pembagian kerja tersebut dibenarkan oleh AKBP Anom Widodo. Menurutnya, Vee lebih berperan sebagai perekrut korban baru. ”Intinya, Vee ini adalah penyedia ‘barang’nya,” ujarnya.

Dalam bisnis esek-esek ini, mereka sepakat membagi hasil menjadi 3 bagian, Vee dan Afif serta gadis yang dijajakan. Pembagiannya adalah 50% untuk gadis, dan sisanya dibagi rata antara Vee dan Afif.

Untuk pengembangan kasus ini, polisi meningkatkan pengawasan terhadap beberapa titik vital, khususnya tempat-tempat yang biasa menjadi tempat nongkrong para kawula muda.”Biasanya di tempat ini, banyak pelajar dan ABG yang mudah sekali dikelabui,” ujar Anom.

Dalam penggerebekan tersebut, pihaknya juga mengamankan barang bukti, berupa 3 buah kondom, 1 buah sprei dan selimut, 8 buah Hp milik para korban, uang tunai senilai Rp 1.708.000, 2 lembar bill hotel, 1 buah flash disk yang berisikan foto para korban, dan sebuah buku berisi daftar lengkap nama korban beserta harganya, sebuah buku dan kartu ATM BCA.

Oleh: Arief Junianto
• VIVAnews

Jika membaca artikel diatas mungkin bagi para blogger tidak heran, inilah akibat dari cerdiknya orang indonesia memanfaatkan teknologi, hanya saja memanfaatkanya untuk mencari hal-hal yang tidak layak dan boleh di bilang haram, memang berbisnis di dunia online banyak cara dan wujudnya, fenomena ini adalah fenomena kecil yang terungkap, sebuah fenomena yang sebenarnya adalah gunung es more complicated, saya yakin teman-teman juga yang sudah menjadi master di blogger memahami hal ini. setiap orang di dunia maya mempunyai cara tersendiri dalam memperoleh kenikmatan materi, namun perlu di garis bawahi bahwa semua harus mengikuti prosedur dan peraturan yang berlaku (term and condition) apalagi kalau pelakunya masih punya agama.

1 Response to “Prostitusi Siapa yang Mau”



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Arsip

RSS turindra

  • Efek Anak Sekolah Terlalu Dini
    Selama mengajar di sekolah Alam Bekasi saya menemukan berbagai macam tipe anak, ada anak yang aktif, pendiam, atau yang biasa saja. Namun kadangkala saya berfikir juga tentang riwayat pendidikan si anak di keluarganya apakah dia pernah di porsir atau memang baru pertama kai sekolah, iseng-iseng saya baca tulisan dan sepertinya tulisan ini bisa jadi referensi […]
    Azis Turindra
  • Sebuah Renungan tentang kecerdasan
    Dipapan tulis, saya menggambar sebatang pohon kelapa tanpa pemilik ditepi pantai, lalu sebutir kelapa yang jatuh dari tangkainya. Kemudian saya bercerita tentang 4 anak yang mengamati fenomena alam jatuhnya buah kelapa ditepi pantai itu. Anak ke 1 : dengan cekatan dia mengambil secarik kertas, membuat bidang segi tiga, menentukan sudut, mengira berat kelapa, […]
    Azis Turindra
  • Sekolah Alam Turindra Nusantara (SATURNUS)
    Sekolah Alam Turindra Nusantara disingkat SATURNUS merupakan pengembangan dari metode sekolah alam yang dicetuskan oleh Lendo Novo pada tahun 1998. Sekolah ini memiliki visi 4 pilar yaitu ketaqwaan, kepemimpinan, entreprenuer dan keilmuan. Adapun misi dari SATURNUS adalah sebagai berikut 1. Membentuk ketaqwaan melalui lingkungan dan kebiasaan beribadah serta […]
    Azis Turindra

%d blogger menyukai ini: