Manfaat daun salam

Pernah dengar nama daun salam? pernah lihat wujudnya? ato pernah menanamnya?

Daun salam dalam bahasa latinnya (Euginia Polyantha) tersebar dan tumbuh di daerah pegunungan dan hutan, namun adakalanya daun salam juga di tnam oleh warga di pekarangan rumah karena cukup mudah untuk menanamnya.

Daun salam sendiri merupakan tanaman berakar tunggang, dengan ciri morfologi fisik batang pohon yang bulat dan licin, dan bisa memiliki tinggi mencapai 25 meter, sehingga bisa di bayangkan berpa banyak daun salam yang di hasilkan dalam satu pohon?

Daun salam memiliki sebutan yang khsa di macam-macam suku di Indonesia sebut saja suku sunda atau orang sunda menyebutnya sebagai Gowok, orang jawa menyebutnya sebagai Manting atau katalom. Dalam keseharian masyarakat indonesia daun salam bisanya digunakan untuk bumbu dapur, aroma khas minyak atsiri yang di kandung daun salam memabah khas aroma masakan. cara penggunaan daun salam beragam, baik dipakai pada saat segar maupun sudahkering. Selain minyak atsiri daun salam juga mengadung zat sitral, eugeol, tanin dan flavonida. Zat tanin misalnya bermanfaat untuk menciutkan sehingga jika seseorang menggunakan daun salam untuk penyembuhan diare, ada juga untuk mengecilkan pori-pori kulit dan mengurangi keluarnya keringat. dari penelitian yang pernah dilakukan oleh peneliti, diketahui daun salam dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.(atp)

(dari berbagai sumber)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s