Kebijakan Pertanian

1. Jelaskan Mengapa Diperlukan Analisis Kebijakan Pertanian

Karena kebijakan pertanian mengatur dibidang petanian yang mempengaruhi kehidupan dan reaksi orang akan berbeda menganai keadaaan, dampak kebijakan terhadap pendapatan, kebutuhan, dan kepentingan lain.

2. Contoh Alat Analisis Kebijakan Pertanian
a. Surplus Konsumen (SK) dibawah kurva permintaan
b. Surplus Produsen (SP)
c. Social loss dan Social Gain  SK dan SP terhadap pemmerintah.

3. Jelaskan tentang kebijakan subsidi input dalam kebijakan pertanian dari sisi defenisi, pengaruhnya bagi petani dan berikan contoh kebijakannya.
Definisi : Subsidi input semakin tinggi input semakin tinggi penggunaanya semakin kecil produksi
Contoh Kebijakan pemebrian subsidi input pada perternakan sapi sehingga produksi tinggi harag turun, konsumen akan berpindah dari daging ayam ke ddaging sapi
Pengaruhnya : menguntungkan konsumen dan kendala dalam mengadopsi teknologi

4. Jelaskan alasan ditetapkannya pajak ekspor terhadp produk pertanian tertentu
Alasanya karena pajak ekspor digunakan untuk mengendalikan harga agar konsumen tidak rugi (untuk kepentingan konsumen)

5. Jelaskan pengaruh jangka panjang dari adanya pajak ekspor produk pertanian
a. Stabilitas harga dalam Negeri
b. Menurunkan biaya penduduk (Harga Dalam Negeri turun)
c. Menghalangi adopsi teknologi baru  dampak (-) dr adanya pajak impor (produsen rugi)
d. Penambahan penerimaan pemerintah  distribusi pendapatan dan diversifikasi pertanian

6. Jelaskan dengan gambar pengaruh adanya tarif impor produk pertanian terhadap harga, jumlah produksi dan konsumsi produk impor tersebut di luar negeri

Pengaruh tarif impor
a. produsen : meningkatkan produksi brg yg dihasilkan, harga unit naik
b. konsumen : menurunkan permintaan impor, membayar per unit meningkat
c. penerimaan pemeritah : meningkatkan (tarif x Volume brg yg diimpor)
7. Jelaskan persamaan pengaruh tarif dan kuota impor
Meningkatkan produksi dalam negeri, Menurunkan Konsusmsi dalam negeri dan harga dalam negeri meningkat.

PS = Price Support : kebijakan untuk membuat harga output diatas harga keseimbangan  pendapatan petani meningkat, produksi meningkat. Kebijakan PS akan efektif bila penawarannya bersifat elastis karena perubahan harga yg sedikit saja kan menyebabkan perubahan penawarsan (produksi) yg cukup besar hal ini sesuai dengan tujuan PS yaitu peningkatan produksi . akan lebih efektof jika permintaan juga elastis karena perubahan harga sedikit aka peningkatan permintaan cukup besar  brg yg diproduksi produsen dapat dibeli konsumen . contoh Harga dasar gabah
IS = Input Support : semakin tinggi hara input semakin kecil penggunaany semakinkecil produksi

PS : peningkatan produksi melalui peningkatan pendapatan : dari sisi petani sebagai produsen
NSL Net Sosial Loss
SI : peningkatan produksi melalui penurunan baiaya dari sisi petani sebagi produsen
Biaya Sumber daya
Proteksi adalah upaya pemerintah melindungi produsen dalam negeri terhadap barang impor dalam jangka waktu tertentu agar bisa bersaing.
Jenis proteksi
a. Tarif (pajak) impor
b. Quota
c. Impor untuk pemerintah
d. Laranag impor
e. Hambatan non tarif ex Pelabelan, ketentuan mutu, pengisisan formulir berbelit dan masih bnyk lagi
hambatab non tarif : tidakan atau kebijakan dan praktek yg menghambat samapainya barang ke konsumen suatu negara yag tidak berbentuk pajak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s