Penyakit Jagung

Sebaiknya anda mengenali lebih dahulu tentang hama, penyakit dan unsur haranya sebelum menerjunkan diri dalam budidaya jagung. Sebaik apapun benih jagung yang dimiliki tanpa memperhatikan permasalahan tersebut, niscaya tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal. Mengingat jagung di Indonesia merupakan sumber pangan, pakan maupun bahan industri, maka budidaya jagung mendapatkan prioritas utama dalam program pembangunan pertanian. Informasi ini dapat dijadikan pedoman anda dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi dalam dunia budidaya jagung seperti hama, penyakit maupun haranya.

Di Indonesia, jagung ditanam pada agroekosistem yang beragam, mulai dari lingkungan berproduktivitas tinggi (lahan subur) sampai berproduktivitas rendah (lahan suboptimal dan marjinal). Karena itu perlu teknologi produksi spesifik lokasi, sesuai dengan kondisi lingkungan setempat. Jagung bisa ditanam di lahan marjinal meski perlu penambahan pupuk yang cukup dan pemenuhan unsur hara yang memadai. Bila penanaman jagung di lakukan di lahan sawah tentunya akan mendapatkan hasil yang maksimial.

Hama yang sering kali merusak tanaman jagung antara lain penggerek batang jagung, ulat grayak, penggerek tongkol jagung, lalat bibit, belalang, dan kutu daun. Hama penggerek batang jagung (Ostrinia furnacalis Guenee) misalnya, hama ini menyerang semua bagian tanaman jagung pada seluruh fase pertumbuhan. Kehilangan hasil akibat serangannya dapat mencapai 80%. Ngengat (sejenis kupu-kupu) biasanya aktif pada malam hari dan menghasilkan beberapa generasi per tahun, umur ngengat dewasa 7-11 hari.

Sedangkan penyakit utama yang biasanya merusak tanaman jagung adalah bulai (Downy Medew). Rusaknya tanaman jagung karena penyakit ini disebabkan oleh jamur. Pada tingkat penularan penyakit bulai yang parah, dapat menurunkan produksi dan bahkan menggagalkan panen. Penyakit ini dapat dikendalikan dengan perlakuan benih (seed treatment), yaitu mencampur benih dengan fungisida metalaksil secara merata dengan takaran 2 g untuk setiap kg benih.Disamping itu kekurangan unsur hara pada tanaman jagung dapat menghambat pertumbuhan jagung, tanaman menjadi kerdil dan pada tingkat kekurangan unsur hara yang parah dapat menyebabkan tanaman jagung mati.

Hama, penyakit maupun unsur hara tersebut merupakan salah satu faktor penentu terhadap keberhasilan jagung dapat tumbuh dengan baik dengan mempunyai hasil yang optimal.

0 Responses to “Penyakit Jagung”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Arsip

RSS turindra

  • Efek Anak Sekolah Terlalu Dini
    Selama mengajar di sekolah Alam Bekasi saya menemukan berbagai macam tipe anak, ada anak yang aktif, pendiam, atau yang biasa saja. Namun kadangkala saya berfikir juga tentang riwayat pendidikan si anak di keluarganya apakah dia pernah di porsir atau memang baru pertama kai sekolah, iseng-iseng saya baca tulisan dan sepertinya tulisan ini bisa jadi referensi […]
    Azis Turindra
  • Sebuah Renungan tentang kecerdasan
    Dipapan tulis, saya menggambar sebatang pohon kelapa tanpa pemilik ditepi pantai, lalu sebutir kelapa yang jatuh dari tangkainya. Kemudian saya bercerita tentang 4 anak yang mengamati fenomena alam jatuhnya buah kelapa ditepi pantai itu. Anak ke 1 : dengan cekatan dia mengambil secarik kertas, membuat bidang segi tiga, menentukan sudut, mengira berat kelapa, […]
    Azis Turindra
  • Sekolah Alam Turindra Nusantara (SATURNUS)
    Sekolah Alam Turindra Nusantara disingkat SATURNUS merupakan pengembangan dari metode sekolah alam yang dicetuskan oleh Lendo Novo pada tahun 1998. Sekolah ini memiliki visi 4 pilar yaitu ketaqwaan, kepemimpinan, entreprenuer dan keilmuan. Adapun misi dari SATURNUS adalah sebagai berikut 1. Membentuk ketaqwaan melalui lingkungan dan kebiasaan beribadah serta […]
    Azis Turindra

%d blogger menyukai ini: