Pemangkasan pada tomat

TANAMAN tomat (Lycopersicumesculentum Mill) termasuk famili Solabaceae merupakan tanaman setahun yang berbentuk herbaceous (perdu) dan umumnya tumbuh baik pada ketinggian 600-900 meter dpl di atas permukaan laut. Selama ini, ada beberapa jenis tomat yang kita kenal di antaranya;
1. Tomat apel (L Pyriporine) bentuk buahnya bulat, kuat (kompak) dan sedikit mirip buah apel. 2. Tomat biasa (L commune) buahnya bulat pipih, lunak, bentuknya tidak teratur dan sedikit berkerut terutama dekat tangkainya. 3. Tomat kentang (L grandifolium) bentuk buahnya bulat dan sedikit lebih kecil ketimbang tomat apel. 4. Tomat keriting (L validum) bentuk buahnya agak lonjong, keras dan daunnya rimbun, berkeriting seperti terserang oleh penyakit virus dan berwarna hijau kelam.
Pertumbuhan tanaman tomat ada yang terbatas (determinate) dan ada yang tidak terbatas (indeterminate). Pada tanaman tomat yang tidak terbatas pertumbuhannya, maka pangkasan adalah mutlak dilakukan, karena jika tidak dilakukan buah yang terbentuk menjadi kecil-kecil dan kemungkinan tidak dapat dipasarkan.
Kondisi buah tomat yang kecil itu terjadi karena unsur hara yang diserap tanaman akan lebih banyak digunakan untuk pertumbuhan vegetatif seperti cabang dan daun. Namun pemangkasan dapat juga dilakukan pada tanaman tomat yang pertumbuhannya terbatas. Beberapa varietas tomat yang biasa dilakukan pemangkasan yakni varietas Gondol, Mutiara, Berlian, Ratna, Intan dan TW (Taiwan).
PEMANGKASAN
Pemangkasan dilakukan sebagai upaya pengurangan persaingan di antara bagian satu dengan bagian lain dalam satu tanaman atau di antara tanaman satu dengan tanaman lainnya dengan mengurangi/membuang beberapa cabang, pucuk atau bagian tanaman lainnya, sehingga tanaman dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan yang diharapkan.
Adapun tujuan pemangkasan pada tanaman tomat, adalah mengendalikan keseimbangan pertumbuhan vegetatif dan reproduktif untuk meningkatkan hasil, memperbesar buah dan mempercepat proses pemasakan buah.
Sementara pangkasan pada tanaman tomat dapat dibedakan dalam tiga macam yaitu pangkasan bentuk, pangkasan bentuk (topping/penarukan), dan pangkasan tunas-tunas di ketiak cabang/tangkai daun

0 Responses to “Pemangkasan pada tomat”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Arsip

RSS turindra

  • Efek Anak Sekolah Terlalu Dini
    Selama mengajar di sekolah Alam Bekasi saya menemukan berbagai macam tipe anak, ada anak yang aktif, pendiam, atau yang biasa saja. Namun kadangkala saya berfikir juga tentang riwayat pendidikan si anak di keluarganya apakah dia pernah di porsir atau memang baru pertama kai sekolah, iseng-iseng saya baca tulisan dan sepertinya tulisan ini bisa jadi referensi […]
    Azis Turindra
  • Sebuah Renungan tentang kecerdasan
    Dipapan tulis, saya menggambar sebatang pohon kelapa tanpa pemilik ditepi pantai, lalu sebutir kelapa yang jatuh dari tangkainya. Kemudian saya bercerita tentang 4 anak yang mengamati fenomena alam jatuhnya buah kelapa ditepi pantai itu. Anak ke 1 : dengan cekatan dia mengambil secarik kertas, membuat bidang segi tiga, menentukan sudut, mengira berat kelapa, […]
    Azis Turindra
  • Sekolah Alam Turindra Nusantara (SATURNUS)
    Sekolah Alam Turindra Nusantara disingkat SATURNUS merupakan pengembangan dari metode sekolah alam yang dicetuskan oleh Lendo Novo pada tahun 1998. Sekolah ini memiliki visi 4 pilar yaitu ketaqwaan, kepemimpinan, entreprenuer dan keilmuan. Adapun misi dari SATURNUS adalah sebagai berikut 1. Membentuk ketaqwaan melalui lingkungan dan kebiasaan beribadah serta […]
    Azis Turindra

%d blogger menyukai ini: