TUGAS KPPN (KOMISI PENYULUH PERTANIAN NASIONAL

 TUGAS KPPN (KOMISI PENYULUH PERTANIAN NASIONAL
 Mengkoordinasikan penyiapan rancangankebijakan penyuluhan
 Menghkoordinasikan penyusunan program ppenyelenggaraan-penyelenggaraan penyuluhan pertanian nasional
 Mengkoordinasikan kaitan fungsi penelitian oleh penyuluh pertanian serta pemanfaatan hasil-hasil penelitian bagi pengingkatan UT
 TUGAS TIM KERJA KPPN
 Menyelenggarakan materi dan bahan perteman KPPN
 Menyiapkan penyelenggaraan, materu dan bahan kom diluar KPPN
 Mendokumentasikan kesepakatan-kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan KPPN maupun diluar KPPN dan memfokuskan kesepakatan tsb
 Seperti pusat PP, Direktorat penyuluh lingkup deptan, litbang pertanian, badan pengendalian BIKAS, KTNA
 TGS2 FKPP I
 Menyebarkan kebijaksanaan nasional PP ke dalam progrm penylnggaraan PP propinsi sesui dengan keperluan wilayah
 Mengkoordinasikan penyelenggraan kegiatan PP diwilayah yang bersangkutan sesuai dengan program yang ditetapkan oleh provn
 TUGAS TIM KERJA FKPP I
 Mnyiapkan penyelenggraan, materi dan bahan peserta FKPP I
 Mnyiapkan penyelenggraan, materi dan bahan komunikasi di luar FKPP I
 Mendokumentasikan kesepakatan-kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan FKPP I dan Luar FKPP I dan memonito pelaksanaan dari kesepakatann tsb
 BPP
1 Wk Bpp = 1 – 3 Kecamatan
1 WK PP = 1- 5 Desa
= 16 wil Kel
= 1 Hamparan

 PERSONIL
1 BPP = 5 Org PPUP
= – Tanaman Pangan
= – Tanaman Perkebunan
= – Perikanan
= – Peternakan
= – Sumber daya (merangkap Ka BPP)
= – 10 WKPP = 10 PPL
= 16 Wikel = 16 Kontak Tani
 PENYULUH PERKEBUNAN
 Menurut pola-pola pengembangan/pemberdayaan yang pernah 2 KKS
1. Pola PIR Perkebunan
 Menggunakan pendekatan Komoditi dan Proyek
 Didukung kelengkapan sarana, kredit pembiayaan serta penyuluhand alam suatu manajeman yang banyak bersifat integratif yaitu pembangunan wilayah sebagai suatu kesatuan ekonomi yang berlanjut (inti plasma)
2. Pola unit Pelayanan pembangunan (UPP)
 Seperti pertanian PIR bun, Pendekatan komoditi dan Proyek
 UPP tidak menampung hasil2 petani (tdk seperti PIR bun)
3. Pola pengembangan perkebunan wilayah khusus (P2UK)
 Pendekatan komoditi
 Bantuan (grand) saprodi (bibit, pupuk, Pestisida) pada tahun I dan II dan penyuluhan
 Diantarkan untuk bekerjasama dengan mitra untuk banyuan penelitian dan pemasaran hasil
4. Pola Swadaya
 Pendekatan Usaha tani (seluruh komuditi)
 Pemberian penyuluhan, terkadang disertai bantuan saprodi secara parsial

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s