nyang-nyang island

Kepulauan Mentawai Sumatera Barat sering disebut sebagai surga bagi para peselancar (surfer) bagaimana tidak, pada musim ombak yang biasanya terjadi pada pertengahan tahun, tinggi ombak mencapai 4 meter. Salah satu pulau yang menjadi sasaran dan incaran pada musim ombak adalah pulau nyang-nyang.

Pulau yang termasuk kedalam kecamatan Siberut selatan dapat ditempuh dari Muara Siberut ibu kota Kecamatan dengan menggunakan boat. Pilihan boat pun tersedia dua macam boat yang besar maupun yang kecil. Jika menggunakan boat kecil perjalanan dapat ditempuh dalam waktu satu jam sedangkan menggunakan boat besar menghabiskan waktu 1,5 – 2 jam. Boat besar yang berisi maksimal delapan orang dapat disewa dengan harga mulai 600 ribu hingga 800 ribu untuk sekali perjalanan. Alternatif menuju pulau Nyang-Nyang dapat di tempuh selama 2 jam dari Tuapejat, ibu kota Mentawai.

Untuk penginapan bisa memanfaatkan rumah-rumah penduduk namun ada juga resor khusus menginap namun harganya mahal. Selain berselancar dan berkeliling dengan berjalan kaki ataupun menggunakan boat, Pengunjung dapat melihat langsung kehidupan sehari-hari penduduk setempat seperti aktivitas mencari dan membuat sagu sebagai bahan makanan pokok atau menangkap ikan di laut.

Pulau Nyang-nyang biasanya ramai pada musim ombak. Selain ramai dengan para wisatawan dan peselancar, pulai ini juga ramai oleh penduduk pulau-pulau seberang untuk menjajakan berbagai souvenir seperti kaus atau baju, gelang-gelang, maupun ukiran hias khas Mentawai berbentuk orang yang sedang mendayung.

Mentawai Islands of West Sumatra is often referred to as a paradise for the surfer how it does not, in the waves that usually occur in mid-year, high waves reached 4 meters. One of the island which is the target in the waves is an island Nyang-Nyang.
Including the islands of Siberut Selatan sub-district can be from the capital city of Muara Siberut District using the boat. Options boat is also available two types of boat that big and small. If using a small boat travel may be within an hour while the big boat to spend time 1.5 – 2 hours. Boat containing a maximum of eight people can be hired with a starting price of 600 thousand Rupiah to 800 thousand Rupiah for a single trip. Alternative to the island Nyang-Nyang is located within 2 hours from Tuapejat, capital of the Mentawai.

For lodging can take advantage of people’s houses but there are also special resort stay, but expensive price. In addition to surf around and walk or use a boat, visitor can see the direct day-to-day life of the local activities such as search and make sago as a staple food or catch fish in the sea.

Nyang-nyang island is usually crowded in the waves. In addition to crowded with the tourists and peselancar, the island is also crowded by residents of the islands for selling various souvenirs such as T-shirts or clothes, tapeworm, and decorative carvings typical Mentawai people who are shaped paddle.

0 Responses to “nyang-nyang island”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Arsip

RSS turindra

  • Efek Anak Sekolah Terlalu Dini
    Selama mengajar di sekolah Alam Bekasi saya menemukan berbagai macam tipe anak, ada anak yang aktif, pendiam, atau yang biasa saja. Namun kadangkala saya berfikir juga tentang riwayat pendidikan si anak di keluarganya apakah dia pernah di porsir atau memang baru pertama kai sekolah, iseng-iseng saya baca tulisan dan sepertinya tulisan ini bisa jadi referensi […]
    Azis Turindra
  • Sebuah Renungan tentang kecerdasan
    Dipapan tulis, saya menggambar sebatang pohon kelapa tanpa pemilik ditepi pantai, lalu sebutir kelapa yang jatuh dari tangkainya. Kemudian saya bercerita tentang 4 anak yang mengamati fenomena alam jatuhnya buah kelapa ditepi pantai itu. Anak ke 1 : dengan cekatan dia mengambil secarik kertas, membuat bidang segi tiga, menentukan sudut, mengira berat kelapa, […]
    Azis Turindra
  • Sekolah Alam Turindra Nusantara (SATURNUS)
    Sekolah Alam Turindra Nusantara disingkat SATURNUS merupakan pengembangan dari metode sekolah alam yang dicetuskan oleh Lendo Novo pada tahun 1998. Sekolah ini memiliki visi 4 pilar yaitu ketaqwaan, kepemimpinan, entreprenuer dan keilmuan. Adapun misi dari SATURNUS adalah sebagai berikut 1. Membentuk ketaqwaan melalui lingkungan dan kebiasaan beribadah serta […]
    Azis Turindra

%d blogger menyukai ini: