BANGGA MENJADI MUSLIM

Ejekan jaman Requensta menyebutkan Masjid sebagai Mosque, hunian mosquito (nyamuk) begitu juga kata Moeslem . Dalambuku psikolog dunia man’s search meaning dan form the death camp to existentialism, victor e frankl seorang yahudi Austria yang bertahan hidup di kamp tawanan NAZI menyebutkan reakan-rekan tawanan yang tidak bisa survive di kamp tawanan di sebut moeslem, menurut menurut Frankl adalah mereka yang tidak lagi memancarkan semnagat hidup, putus asa, lemah, sehingga di masukkan ke kamar gas untuk dibunuh. Sebutan tersebut merupakan propaganda sebab kenyataanya berbicara sebaliknya tawanan dari muslim BALKAN jauhlebih tangguh daripada Yahudi Eropa

Berbahasa inggrislah tetapi abadika kata masjid seperti Al Quran menamai sebutlah kata MUSLIM sebagai mana ilmu tajwid menatanya, sungguh sebuah sandang membanggakan menjadi seorang muslim. Show you are is Muslim

“Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang-orang yang menyeru kepada jalan Allah, beramal shalih dan mengatakan “sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim” (QS. FUSLIHAT : 33)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s