Memilih Asuransi

Memilih perusahaan asuransi memang seperti memilih jodoh, gampang-gampang susah. Pada awalnya begitu mengesankan, belakangan baru kelihatan aslinya…

Saya kira adanya komplain dari nasabah asuransi berbanding lurus dengan jumlah nasabah suatu perusahaan asuransi. Semakin banyak nasabahnya semakin banyak komplainnya. Contohnya jika kita bandingkan dengan kartu kredit, maka perusahaan kartu kredit dengan nasabah terbesar juga yang paling banyak di komplain. Begitu juga dengan salah satu perusahaan asuransi besar disini, namanya beberapa kali muncul di surat kabar sehubungan dengan komplain.

Komplain terjadi, karena kesalah pahaman ke dua belah pihak, baik pembeli maupun penjualnya. Kesalahan para nasabah dalam membeli asuransi umumnya karena kurang memahami produknya, biasanya disebabkan oleh berbagai alasan antara lain :

  1. Membeli karena terpaksa, tidak enak sama teman
  2. Terbujuk rayuan iklan atau salesnya
  3. Malu bertanya
  4. Tidak mau meluangkan waktu untuk mempelajarinya
  5. Tergiur janji hasil investasi
Akibatnya peraturan mengenai persyaratan kondisi resiko yang bisa di klaim, persyaratan dan cara mengajukan klaim seringkali tidak diperhatikan pembeli. Biasanya karena rumitnya kondisi resiko yang bisa di cover pihak asuransi, orang jadi malas mempelajarinya.

Kesalahan juga bisa berasal dari pihak penjual asuransi, dalam hal ini para agen atau sales forcenya. Untuk memenuhi target penjualan dana komisi yang besar, mereka seringkali melupakan kepentingan si pembeli.

  1. Merayu calon nasabah untuk membeli produk asuransi yang belum tentu dibutuhkan
  2. Ingin menutup penjualan cepat-cepat, dan lupa menerangkan peraturan mengenai persyaratan kondisi resiko yang bisa di klaim, persyaratan dan cara mengajukan klaim diabaikan
Karena, jika kita mau membeli asuransi, selain kita juga harus memperhatikan reputasi perusahaan asuransinya, kita juga harus bersedia meluangkan waktu untuk mempelajarinya. Dengan demikian resiko kesalahpahaman bisa dikurangi serendah mungkin.

Perusahaan asuransi yang yang terbukti baik pasti sudah berdiri cukup lama, bisa bertahan di masa krisis dan sampai saat ini terus melakukan ekspansi. Tapi prestasi di masa lalu tentu tidak menjamin performance perusahaan di masa datang. Nah.. sekarang tinggal penilaian Anda. Apakah Anda cukup yakin dengan perusahaan asuransinya, apakah produk asuransi yang ditawarkan bisa memenuhi kebutuhan Anda, dan apakah salesnya bisa menerangkan produk tsb dg baik sampai Anda mengerti ? Keputusannya ada di tangan Anda !

Semoga bermanfaat dan selamat membeli asuransi.

Salam

0 Responses to “Memilih Asuransi”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Arsip

RSS turindra

  • Efek Anak Sekolah Terlalu Dini
    Selama mengajar di sekolah Alam Bekasi saya menemukan berbagai macam tipe anak, ada anak yang aktif, pendiam, atau yang biasa saja. Namun kadangkala saya berfikir juga tentang riwayat pendidikan si anak di keluarganya apakah dia pernah di porsir atau memang baru pertama kai sekolah, iseng-iseng saya baca tulisan dan sepertinya tulisan ini bisa jadi referensi […]
    Azis Turindra
  • Sebuah Renungan tentang kecerdasan
    Dipapan tulis, saya menggambar sebatang pohon kelapa tanpa pemilik ditepi pantai, lalu sebutir kelapa yang jatuh dari tangkainya. Kemudian saya bercerita tentang 4 anak yang mengamati fenomena alam jatuhnya buah kelapa ditepi pantai itu. Anak ke 1 : dengan cekatan dia mengambil secarik kertas, membuat bidang segi tiga, menentukan sudut, mengira berat kelapa, […]
    Azis Turindra
  • Sekolah Alam Turindra Nusantara (SATURNUS)
    Sekolah Alam Turindra Nusantara disingkat SATURNUS merupakan pengembangan dari metode sekolah alam yang dicetuskan oleh Lendo Novo pada tahun 1998. Sekolah ini memiliki visi 4 pilar yaitu ketaqwaan, kepemimpinan, entreprenuer dan keilmuan. Adapun misi dari SATURNUS adalah sebagai berikut 1. Membentuk ketaqwaan melalui lingkungan dan kebiasaan beribadah serta […]
    Azis Turindra

%d blogger menyukai ini: