Popularitas dalam perpolitikan

Coba deh simak berita di antara di bawah ini
Jakarta (ANTARA News) – Hasil survei Pusat Kajian Strategi Pembangunan Sosial Politik Fisip Universitas Indonesia (UI) yang diumumkan di Jakarta, Jumat, menyebutkan bahwa popularitas Susilo Bambang Yudhoyono masih menempati peringkat teratas dibanding tokoh nasional lainnya.

Untuk calon presiden (Capres) nilai popularitas teratas adalah Yudhoyono (18,89 persen), Megawati Soekarnoputri (16,51 persen), Sri Sultan Hamengku Buwono X (12,33 persen), Prabowo Subijanto (8,62 persen), Sutiyoso (8,56 persen), Hidayat Nurwahid (8,27 persen), Jusuf Kalla (7,09 persen), Wiranto (4,82 persen), Amien Rais (1,73 persen) dan tokoh lainnya 12,23 persen.

Hasil survei ini juga menyebutkan popularitas Parpol peserta Pemilu 9 April 2009 teratas ditempat Golkar (17,4 persen), Partai Demokrat (15 persen), PDIP (13,6 persen), PKS (9,7 persen), PPP (5,4 persen), PAN (5,4 persen), PKB (4,6 persen), Hanura (4,2 persen), Gerindra (2,8 persen) dan partai lainnya 22,1 persen.

Peneliti Pusat Kajian Strategi Pembangunan Sosial Politik Fisip UI Cecep Hidayat menjelaskan, survei dilakukan di 15 Provinsi, yaitu Sumsel, Lampung, Kepulauan Riau (Kepri), Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Selain itu, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Ketua Tim Peneliti Pusat Kajian Strategi Pembangunan Sosial Politik Fisip UI Heriansyah menjelaskan, dalam survei yang dilakukan, fenomena yang perlu dicermati adalah terdapat dua partai yang perolehan suaranya kemungkinan akan naik secara signifikan.

Kedua partai itu yaitu Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sedangkan partai lain seperti Golkar, PDIP, PPP, PKB justru diprediksi cenderung menurun dibanding Pemilu 2004.

“Fenomena lain adalah munculnya partai baru, yaitu Hanura dan Gerindra yang mampu menembus parliamentary threshold,” katanya.

Dia juga mengatakan, masuknya nama Sutiyoso di urutan nomor 5 karena Sutiyoso berhasil mengembangkan jaringan di beberapa daerah.

“Sutiyoso sudah membuka Bang Yos Center di beberapa daerah dan termasuk Capres yang punya program kunjungan ke daerah,” katanya.

Walaupun Sutiyoso tidak beriklan dan belum didukung partai besar, tetapi Sutiyoso cukup dikenal. “Dalam survei kami, popularitasnya ternyata agak lumayan,” katanya.

Pengamat politik dari UI Ibramsjah juga mengemukakan, strategi Sutiyoso membentuk Bang Yos Center di beberapa daerah menunjukkan hasil. “Di beberapa kota besar, seperti Jakarta, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah keberadaan Bang Yos Center cukup efektif dan telah membuat Sutiyoso cukup dikenal,” katanya.

Untuk posisi Yudhoyono, Ibramsjah menilai Yudhoyono adalah tokoh terpopuler karena “incumbent” dan telah membuat beberapa prestasi. Namun Ibramsjah meragukan popularitas Yudhoyono melejit melebihi 40 persen.

Survei dilakukan pada awal Januari 2009 sampai pertengahan Februari 2009. Survey melibatkan 1.500 responden yang diambil berdasarkan metode “stratisfied random sampling,”.

Berdasarkan teori penelitian, metode pengambilan sampel dalam penelitian yang menggunakan “statified random sampling” dapat diterapkan dengan syarat populasi yang heterogen dan diperlukan kriteria yang jelas dalam membuat statifikasi/lapisan sesuai unsur heterogenitas yang dimiliki.

Selain itu, harus diketahui komposisi jumlah anggota sampel yang akan dipilih secara proporsional atau diproporsional. Keunggulan metode ini adalah semua populasi yang heterogen dapat terwakili, namun kelemahannya memerlukan pengenalan terhadap populasi yang akan diteliti untuk menentukan ciri heterogenitas yang ada pada populasi.(*)

COPYRIGHT © ANTARA

so jadi giamana menurut kalian ?

0 Responses to “Popularitas dalam perpolitikan”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Arsip

RSS turindra

  • Efek Anak Sekolah Terlalu Dini
    Selama mengajar di sekolah Alam Bekasi saya menemukan berbagai macam tipe anak, ada anak yang aktif, pendiam, atau yang biasa saja. Namun kadangkala saya berfikir juga tentang riwayat pendidikan si anak di keluarganya apakah dia pernah di porsir atau memang baru pertama kai sekolah, iseng-iseng saya baca tulisan dan sepertinya tulisan ini bisa jadi referensi […]
    Azis Turindra
  • Sebuah Renungan tentang kecerdasan
    Dipapan tulis, saya menggambar sebatang pohon kelapa tanpa pemilik ditepi pantai, lalu sebutir kelapa yang jatuh dari tangkainya. Kemudian saya bercerita tentang 4 anak yang mengamati fenomena alam jatuhnya buah kelapa ditepi pantai itu. Anak ke 1 : dengan cekatan dia mengambil secarik kertas, membuat bidang segi tiga, menentukan sudut, mengira berat kelapa, […]
    Azis Turindra
  • Sekolah Alam Turindra Nusantara (SATURNUS)
    Sekolah Alam Turindra Nusantara disingkat SATURNUS merupakan pengembangan dari metode sekolah alam yang dicetuskan oleh Lendo Novo pada tahun 1998. Sekolah ini memiliki visi 4 pilar yaitu ketaqwaan, kepemimpinan, entreprenuer dan keilmuan. Adapun misi dari SATURNUS adalah sebagai berikut 1. Membentuk ketaqwaan melalui lingkungan dan kebiasaan beribadah serta […]
    Azis Turindra

%d blogger menyukai ini: