Kronologis Pahala Kencana

Bus Masuk Mesin Waktu di Blora, Pindah Sekejap ke Hutan
Tribunnews.com – Minggu, 24 Juni 2012 19:09 WIB
ShareEmailPrint
Text + –
Net
bus Pahala Kencana tujuan Jakarta-Madura dan truk Beton Jaya Mix, tepatnya di Desa.Kedungbacin Kec.Todanan Kab.Blora tiba-tiba berada di hutan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Albert Joko
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kejadian aneh bin ajaib menimpa sebuah bus Pahala Kencana tujuan Jakarta-Madura dan truk beton Jaya Mix. Bus itu mengangkut 33 penumpang.
Seperti masuk sebuah mesin waktu, kedua kendaraan besar tersebut secara tiba-tiba berada di sebuah hutan jati gelap gulita di kawasan Blora, Jawa Tengah.
Awalnya, bus Pahala Kencana dan truk beton melintas di jalur pantura, tepatnya di jalur Juwana-Rembang, Kamis (22/6/2012) dini hari.
Karena lalu lintas macet, sang sopir mencoba mencari jalur alternatif. Akan tetapi sesampainya di jalur Jaken atau Kabupaten Pati wilayah paling selatan, sopir merasa sudah berada di jalur pantura, namun justru mengarah ke Kabupaten Blora.
Ketika melintas, memang lajur yang dilalui adalah jalan desa. Entah bagaimana, bus tersebut mendadak masuk ke kawasan hutan jati Gadogan di Desa Kedungbacin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.
Ceritanya, ketika menempuh jalan pintas itu, di perbukitan yang dipenuhi pohon jati, bus berjumpa dengan truk beton.
Sopir berusaha mendahului truk namun kernet meminta sopir membiarkan truk duluan mendaki. Truk akhirnya bisa mendaki, disusul bus.
Pendakian bus tidak mulus. Ban belakang selip, lalu berjalan mundur. Kemudian terdengar suara benturan.
Kernet dan sopir turun dari bus coba melihat apa yang terjadi. Tiba-tiba, mesin mobil mati. Sopir dan kernet kaget bukan main karena menyadari posisi mobil tidak lagi di jalan tapi di tengah-tengah hutan jati.
Waktu itu pukul 02.30 dini hari. Kernet membangunkan 33 orang penumpang bus.
Sekitar pukul 06.30 WIB, kru mencoba mencari pemukiman warga dan meminta bantuan. Warga lalu melapor kepada lurah setempat.
Setelah sekitar lima jam di tengah hutan jati itu, pertolongan datang. Mobil patroli bersusah payah masuk ke TKP. Maklumlah, lokasi bus itu rupanya hanya jalan setapak.
Agar bisa keluar, sebagian pohon ditebang dan jalanan diratakan. Pada pukul 18.35, barulah bus itu mencapai jalan desa.
Anggota Sektor Pelayanan Masyarakat Polsek Todanan, Blora, Jawa Tengah, Briptu Suwignyo, yang dikonfirmasi, terheran-heran. Bodi bus dan truk tidak lecet terkena ranting pohon kalaulah kedua mobil itu menerabas hutan dan memaksa melewati jalan setapak di hutan jati itu.
“Ini memang kejadian aneh, tapi nyata. Wong, bus dan tronton itu lagi melaju di jalan raya, tiba- tiba ada di hutan. Dan, anehnya lagi, gak ada body bus maupun truk yang tergores. Padahal, kendaraan itu di antara rerimbunan pohon,” tutur Briptu Suwignyo kepada Tribunnews.com, Minggu (24/6/2012).
Logikanya, kata Briptu Suwignyo body bus truk tergores ranting-ranting atau tumbuh-tumbuhan belukar apabila memang sengaja mengambil rute jalan setapak.
“Ranting pohon yang menjepit bus besar-besar. Untuk mengeluarkan bus dan tronton itu, kami bersama warga perlu membabati dan menguruk jalan, karena harus melalui persawahan,” katanya.
Pihak PO Bus Pahala Kencana ketika dikonfirmasi mengenai kabar tersebut belum mau memberikan informasi detail. Mereka berjanji akan memberikan keterangan pada hari Senin(25/6/2012) besok.
“Besok saja mas, sekarang hari libur, enggak ada orang,” kata seorang petugas saat dihubungi Tribunnews.com.(*)
Sopir Bus dan Truk Tak Tahu Medan, Jadi Nyasar ke Hutan
Tribunnews.com – Minggu, 24 Juni 2012 22:56 WIB
ShareEmailPrint
Text + –
Dokumentasi warga
Bus Pahala Kencana yang dalam sekejap berpindah tempat dari jalur pantura ke hutan jati gelap gulita

Berita Terkait: Bus Masuk Hutan Jati di Blora
Warga: Aneh, Tak Ada Jejak Ban dan Body Bus Mulus
Fenomena Mesin Waktu Kerap Terjadi,Pahala Kencana…
Parapsikologi: Tak Ada Unsur Mistis, Sopir Hanya Kelelahan
Bus Masuk Mesin Waktu di Blora, Pindah Sekejap ke…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Salah seorang penglaju bus malam, Didik menduga sopir bus Pahala Kencana dan truk beton tersesat karena belum mengenal betul medan yang dilaluinya. Sehingga, dengan sekejap pindah ke hutan jati kawasan Todanan, Blora, Jawa Tengah.
Warga Sulang, Kabupaten Rembang, yang kerap menjadi penglaju bus malam akarta-Rembang ini menjelaskan saat bus dari arah barat (Juwana) setelah sampai pertigaan Jaken, harusnya bisa melintas ke arah kiri ke arah Batangan (arah utara) untuk bisa kembali ke jalur Pantura. Atau, ke arah kanan menuju Sumber.
Rute ini bisa tembus lagi ke jalur Pantura dengan melewati Kaliori/ Tambak Omben atau melalui Sulang di Kabupaten Rembang Rembang. Untuk pilihan rute ke kanan ini, pengemudi harus melewati jembatan kecil Desa Sri Katon. Ini merupakan jembatan peninggalan Belanda yang hanya cukup dilewati satu bus atau truk besar dan selanjutnya rute jalan yang dilewati akan berkontur berkelok-kelok.
Dia menduga, di kawasan inilah awal mula pengemudi bus Pahala Kencana dan kedua truk tronton Hino Ranger mulai tersesat.
“Seharusnya dia lurus berbelok ke arah Sumber, tapi malah memilih lurus ke arah Kecamatan Todanan, Blora, yang menjadi lokasi kejadian,” kata Didik kepada Tribunnews.com, Minggu(24/6/2012).
Jalan ke arah Todanan lanjut Didik terbilang sempit rusak dan tak terawat karena bukan jalan di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum atau Bina Marga, tapi dikelola Perhutani.
“Jalan tersebut biasa dipakai lintasan truk-truk pengangkut kayu tebangan,” pungkasnya.
Kejadian aneh bin ajaib menimpa sebuah bus Pahala Kencana tujuan Jakarta-Madura dan truk beton Jaya Mix. Seperti masuk sebuah mesin waktu, kedua kendaraan besar tersebut secara tiba-tiba berada di sebuah hutan jati gelap gulita di kawasan Blora, Jawa Tengah dalam waktu sekejap.
Awalnya bus Pahala Kencana dan truk beton melintas di jalur pantura tepatnya di jalur Juwana-Rembang,Kamis(22/6/2012) dini hari. Karena situasi macet sang sopir mencoba mencari jalur alternatif. Akan tetapi sesampainya di jalur Jaken, atau Kabupaten Pati wilayah paling selatan, sopir merasa sudah berada di jalur pantura, namun justru mengarah ke Kabupaten Blora. Ketika melintas, memang lajur yang dilalui adalah jalan desa, mendadak mereka masuk ke hutan Gadogan di desa Kedungbacin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Wilayah ini dikenal sebagai perbukitan hutan jati. Anehnya, saat mau mendahului truk beton yang berada di depannya, kernet mencoba menahan sopir, agar truk naik dulu ke jalan yang menanjak, setelah truk bisa naik, bus mencoba naik, namun ban belakang selip dan mundur, kemudian terdengar suara benturan, kernet seketika turun dan mencoba mengecek, setelah dicek dengan sopir, mesin seketika mati, saat sopir mengecek body bus, seketika kaget, karena dia melihat pohon jati dan setelah memutar dia berada di tengah-tengah hutan, dia mulai tersadar jam 02.30 WIB dini hari dan kernet mencoba membangunkan penumpang yang berjumlah 33 orang.
Empat Keanehan di Hutan Jaken Blora dalam 9 Tahun
Tribunnews.com – Senin, 25 Juni 2012 19:56 WIB
ShareEmailPrint
Text + –
Net
Bus Pahala Kencana tujuan Jakarta-Madura mengalami hal aneh dan ajaib. Bus tiba-tiba tersesat ke hutan jati di Desa Kedungbacin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu (21/6/2012). Bus bersama truk Beton Jaya Mix tersesat tiba-tiba berada di hutan, yang penuh pohon.

Berita Terkait: Bus Masuk Hutan Jati di Blora
Bus dan Tronton Melaju di Jalan, Tiba-tiba ada di…
Sopir Bus dan Truk Tak Tahu Medan, Jadi Nyasar ke…
Warga: Aneh, Tak Ada Jejak Ban dan Body Bus Mulus
Fenomena Mesin Waktu Kerap Terjadi, Pahala Kencana…
Parapsikologi: Tak Ada Unsur Mistis, Sopir Hanya Kelelahan
Bus Masuk Mesin Waktu di Blora, Pindah Sekejap ke…

TRIUNNEWS.COM, JAKARTA- Kejadian aneh bin ajaib menimpa bus Pahala Kencana, pekan lalu. Bus berpenumpang 33 orang itu melaju dari Jakarta tujuan Madura, Jawa Timur Seperti masuk sebuah mesin waktu, Rabu (21/6/2012) larut malam.
Kendaraan besar tersebut tiba-tiba berada di sebuah hutan jati gelap gulita tepatnya di Desa Kedungbacin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Bukan hanya bus, satu kendaraan besar lainnya, truk beton Jaya Mix.
Awalnya bus Pahala Kencana dan truk beton melintas di jalur pantura tepatnya di jalur Juwana-Rembang, Kamis(22/6/2012) dini hari. Karena situasi macet, sopir mencoba mencari jalur alternatif. Akan tetapi sesampainya di jalur Jaken, atau Kabupaten Pati wilayah paling selatan, sopir merasa sudah berada di jalur pantura, ternyata justru mengarah ke Kabupaten Blora.
Ketika melintas, memang lajur yang dilalui adalah jalan desa, mendadak mereka masuk ke hutan Gadogan di desa Kedungbacin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Wilayah ini dikenal sebagai perbukitan hutan jati.
Keanehan mulau terasa awak bus, saat mau mendahului truk beton yang berada di depannya. Kernet mencoba menahan sopir, agar truk naik dulu ke jalan menanjak, dan setelah truk naik, bus mencoba naik, namun ban belakang selip dan mundur, kemudian terdengar suara benturan.
Kernet pun turun dan mencoba mengecek. Setelah dicek, mesin seketika mati, saat sopir mengecek badan bus, seketika ia kaget, karena dia melihat pohon jati. Lalu ia memutari mobil berada di tengah-tengah hutan, dia mulai tersadar jam 02.30 WIB dini hari, lalu kernet mencoba membangunkan penumpang yang berjumlah 33 orang.
Berikut beberapa keanehan lainnya yang terjadi di kawasan hutan Jaken, Blora dalam 9 tahun terakhir:
21 Juni 2012
* Bus Pahala Kencana berpenumpang 33 orang dan tiga kru berangkat dari Jakarta menuju Madura, Rabu (20/6).
* Ketika tiba di wilayah Jaken, Kabupaten Pati, paling selatan, sopir cari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan di Juwana-Rembang. Setelah tanya seseorang, bus meluncur hingga tiba- tiba berada di sela-sela pohon jati, belantara Hutan Bonggan, Rembang, Kamis (21/6) dinihari.
* Tak hanya bus, dua truk tronton juga tersesat di lokasi yang sama, tanpa jejak ban masuk ke areal hutan.
2009
* Briptu Soewignyo, anggota Sentra Pelayanan Masyarakat Polsek Todanan, Blora yang pulang naik motor menuju Kunduran, Blora lampunya motor tiba-tiba copot saat melintas di kawasan Hutan Bonggan.
* Sambil memegangi lampu motor, Soewignyo tak sadar kalau tersesat di tengah makam. Selama semalam ia tak sampai rumah. Ia baru sadar paginya, ketika ditegur orang yang mengenal karena masih di tengah kawasan makam.
2008
* Warga Desa Kedungbacin, Kecamatan Todanan, Blora mengendarai motor malam hari dekat kawasan Hutan Bonggan.
* Warga Kedungbacin gempar karena sang pengendara hingga dua hari dua lama tak pulang. Setelah dicari ramai-ramai, si pengendara ditemukan di lokasi tak jauh dari tersesatnya bus dan dua truk tronton di Hutan Bonggan.
2003
*Grup seni ketoprak yang akan pentas di rumah warga Desa Kedungbacin, Todanan, Blora tak datang sesuai janji.
*Penduduk desa heboh, manakala menemukan para seniman tersesat di kawasan Hutan Bonggan. Mereka kebingungan berada di hutan, karena merasa telah pentas semalaman di rumah warga. (Tribunnews.com/Albert GJ Joko)
Warga: Aneh, Tak Ada Jejak Ban dan Body Bus Mulus
Tribunnews.com – Minggu, 24 Juni 2012 22:45 WIB
ShareEmailPrint
Text + –
Dokumentasi warga
Bus Pahala Kencana yang dalam sekejap berpindah tempat dari jalur pantura ke hutan jati gelap gulita

Berita Terkait: Bus Masuk Hutan Jati di Blora
Fenomena Mesin Waktu Kerap Terjadi,Pahala Kencana…
Parapsikologi: Tak Ada Unsur Mistis, Sopir Hanya Kelelahan
Bus Masuk Mesin Waktu di Blora, Pindah Sekejap ke…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Choirul Arifin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Salah seorang saksi mata yang juga warga Blora, Jawa Tengah bernama Luckie Oktavian mengatakan tidak ada sama sekali jejak ban bus Pahala Kencana ataupun truk beton yang tiba-tiba berada di dalam hutan kawasan Todanan dalam waktu sekejap tersebut.
Menurut Luckie, semua yang menyaksikan kondisi bus dan kedua truk terheran-heran karena tidak terlihat bekas jejak ban.
“Kondisi bus juga mulus, tidak ada lecet-lecet karena bergesekan dengan batang dan ranting pohon di hutan jati Desa Kedung Bacin,” kata Luckie kepada Tribunnews.com, Minggu(24/6/2012).
Luckie menuturkan, saat berada di lokasi petugas dari Polsek Todanan sudah berada di sana. Petugas langsung memotret ketiga kendaraan yang belum berhasil dievakuasi tersebut.
“Saya tiba di lokasi Kamis sore. Saya tiba, warga dan petugas sedang berusaha membuat jalan darurat dengan warga,” ujar Luckie. Dia menambahkan, saat bus dan kedua truk akan dievakuasi, kondisi sudah sore, namun upaya evakuasi terus dilakukan.
Petugas juga mendatangkan staf mekanik Pahala Kencana di pool Kudus, Jawa Tengah, ke lokasi.
Kejadian aneh bin ajaib menimpa sebuah bus Pahala Kencana tujuan Jakarta-Madura dan truk beton Jaya Mix. Seperti masuk sebuah mesin waktu, kedua kendaraan besar tersebut secara tiba-tiba berada di sebuah hutan jati gelap gulita di kawasan Blora, Jawa Tengah dalam waktu sekejap.
Awalnya bus Pahala Kencana dan truk beton melintas di jalur pantura tepatnya di jalur Juwana-Rembang,Kamis(22/6/2012) dini hari. Karena situasi macet sang sopir mencoba mencari jalur alternatif. Akan tetapi sesampainya di jalur Jaken, atau Kabupaten Pati wilayah paling selatan, sopir merasa sudah berada di jalur pantura, namun justru mengarah ke Kabupaten Blora.
Ketika melintas, memang lajur yang dilalui adalah jalan desa, mendadak mereka masuk ke hutan Gadogan di desa Kedungbacin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Wilayah ini dikenal sebagai perbukitan hutan jati. Anehnya, saat mau mendahului truk beton yang berada di depannya, kernet mencoba menahan sopir, agar truk naik dulu ke jalan yang menanjak, setelah truk bisa naik, bus mencoba naik, namun ban belakang selip dan mundur, kemudian terdengar suara benturan, kernet seketika turun dan mencoba mengecek, setelah dicek dengan sopir, mesin seketika mati, saat sopir mengecek body bus, seketika kaget, karena dia melihat pohon jati dan setelah memutar dia berada di tengah-tengah hutan, dia mulai tersadar jam 02.30 WIB dini hari dan kernet mencoba membangunkan penumpang yang berjumlah 33 orang.
Bus Pahala Kencana Kesasar di Hutan Blora
Tribunnews.com – Senin, 25 Juni 2012 22:41 WIB
ShareEmailPrint
Text + –
Dok
Bus Pahala Kencana

Berita Terkait: Bus Masuk Hutan Jati di Blora
Peristiwa Bus Masuk Mesin Waktu Jadi Buah Bibir
Sopir Bus dan Truk Tak Tahu Medan, Jadi Nyasar ke…
Warga: Aneh, Tak Ada Jejak Ban dan Body Bus Mulus
Fenomena Mesin Waktu Kerap Terjadi, Pahala Kencana…
Parapsikologi: Tak Ada Unsur Mistis, Sopir Hanya Kelelahan
Bus Masuk Mesin Waktu di Blora, Pindah Sekejap ke…

TRIBUNNEWS.COM JAKARTA – Teka-teki tentang misteri tersesatnya bus Pahala Kencana dan dua truk Hino Ranger tronton pengangkut semen milik PT Varia Usaha, Gresik, di hutan Jaken, Desa Kedung Bacin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis dinihari lalu terus menjadi buah bibir di masyarakat, termasuk di kalangan komunitas pecinta bus serta di kalangan karyawan PO Pahala Kencana sendiri.
Banyak yang menilai, kejadian tersebut di luar nalar, apalagi jika melihat bus tersebut saat berada di hutan Jaken, dalam kondisi baik, tidak beret atau penyok bodi padahal tidak ada jalan akses ke atas yang bisa dilewati kendaraan besar.
Member berninisial Fredyana Mardiansyah di grup obrolan Bismania Community di Facebook mengaku takjub dengan kejadian tersebut. “Wah, ajaib sekali…” tulisnya.
Member lainnya, Ruslan Abdul Gani menulis, “Ajaib..sisi unik untuk kita.”Rakhmat Hadianto menulis, “Wallahu’alam. Semua kejadian di atas sudah kehendak-Nya. Jangan lupa, sebelum berangkat berdoa.”
Di kalangan karyawan PO Pahala Kencana, kejadian ini juga menjadi buah bibir. Tak cuma di kalangan awak bus di lapangan tapi juga di kalangan karyawan bagian administrasi. “Kok bisa ya, ternyata ada dua dunia semacam itu,” ungkap seorang karyawan kepada Tribun yang enggan disebut namanya.
Dia membenarkan, peristiwa unik yang membuat jantung berdebar tersebut juga menjadi bahan obrolan di internal karyawan. Tapi, semua aktivitas kerja tetap berlangsung normal, tidak sampai jadi heboh.
Sumber Tribun menyebutkan, pasca-kejadian, setelah bus berhasil diturunkan dari perbukitan hutan jati Jaken di Todanan, Blora, dengan bantuan paranormal, bus kemudian langsung ditarik ke Jakarta. “Busnya sekarang ada di pool Pegangsaan,” kata sumber kepada Tribun.
Pool Pegangsaan, tepatnya di Pegangsaan II, merupakan pool yang juga menjadi kantor pusat PO Pahala Kencana. Perusahaan otobus yang didirikan di Kota Kudus, Jawa Tengah, ini memiliki empat pool/cabang. Yakni, di Jakarta, Bandung, Malang dan Kudus. PO ini memiliki puluhan trayek bus malam lintas Jawa, Sumatera, Bali, dan Madura dengan ratusan armada. Perusahaan ini juga memiliki layanan armada bus pariwisata Nirwana dan jasa ekspedisi paket Pahala Ekspres.(choirul arifin)

Parapsikologi: Tak Ada Unsur Mistis, Sopir Hanya Kelelahan
Tribunnews.com – Minggu, 24 Juni 2012 21:36 WIB
ShareEmailPrint
Text + –
Net
bus Pahala Kencana tujuan Jakarta-Madura dan truk Beton Jaya Mix, tepatnya di Desa.Kedungbacin Kec.Todanan Kab.Blora tiba-tiba berada di hutan

Berita Terkait: Bus Masuk Hutan Jati di Blora
Bus Masuk Mesin Waktu di Blora, Pindah Sekejap ke…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kejadian aneh dan ajaib yang menimpa bus Pahala Kencana tujuan Jakarta-Madura di kawasan pantura, diprediksi tidak ada sama sekali kaitannya dengan hal-hal yang berbau mistik.
“Tidak, kecil kemungkinan ada dunia lain, sopir sering begitu dia halusinasi, pikirnya ada jalan,” kata Ahli Parapsikologi, Masrukhan kepada Tribunnews.com, Minggu(24/6/2012).
Masrukhan menjelaskan kejadian masuknya bus Pahala Kencana ke hutan jati di wilayah Blora, Jawa Tengah lebih disebabkan karena faktor kelelahan dan menumpuknya beban pikiran sang sopir, sehingga sering menghayal dan batinnya tidak tenang.
“Kelelahan, banyak masalah jadi sering menghayal, tidak jelas realitas, karena ketidaktenangan batin,” ujarnya.
Selain itu lanjut Maslukhan sopir juga diduga telah diberi sugesti terhadap tempat-tempat angker oleh sesama pengemudi saat berkumpul.
“Sering itu sopir kalau bertemu saling bercerita, sering dibilangin, begitu, jadi semacam sugesti,” jelasnya.
Peristiwa serupa bus Pahala Kencana kata Masrukhan memang kerap terjadi di lokasi pantai utara Jawa.
Fenomena tersebut dinamai halusinasi negatif, dimana ketika seorang sopir bus memikirkan sebuah jalan terbentang di hadapannya, tetapi nihil.
“Kalau dari para psikologi sopir halusinasi mungkin ada beban masalah pernah dengar daerah situ angker dia percaya, pertama kesitu, saat itu malam gelap,” jelasnya.
Penyebab dari adanya halusinasi yang muncul tersebut bisa saja berasald ari obat-obatan atau sang sopir memang kelelahan usai mengemudikan mobil bus berbadan besar seperti Pahala Kencana.
Untuk itulah Masrukhan menyarankan agar diadakan penyuluhan kepada para sopir bus sebelum membawa armada bus melakukan perjalanan jauh.
Seperti diketahui sebelumnya,
Kejadian aneh bin ajaib menimpa sebuah bus Pahala Kencana tujuan Jakarta-Madura dan truk beton Jaya Mix. Seperti masuk sebuah mesin waktu, kedua kendaraan besar tersebut secara tiba-tiba berada di sebuah hutan jati gelap gulita di kawasan Blora, Jawa Tengah dalam waktu sekejap.
Awalnya bus Pahala Kencana dan truk beton melintas di jalur pantura tepatnya di jalur Juwana-Rembang,Kamis(22/6/2012) dini hari. Karena situasi macet sang sopir mencoba mencari jalur alternatif. Akan tetapi sesampainya di jalur Jaken, atau Kabupaten Pati wilayah paling selatan, sopir merasa sudah berada di jalur pantura, namun justru mengarah ke Kabupaten Blora.
Ketika melintas, memang lajur yang dilalui adalah jalan desa, mendadak mereka masuk ke hutan Gadogan di desa Kedungbacin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Wilayah ini dikenal sebagai perbukitan hutan jati. Anehnya, saat mau mendahului truk beton yang berada di depannya, kernet mencoba menahan sopir, agar truk naik dulu ke jalan yang menanjak, setelah truk bisa naik, bus mencoba naik, namun ban belakang selip dan mundur, kemudian terdengar suara benturan, kernet seketika turun dan mencoba mengecek, setelah dicek dengan sopir, mesin seketika mati, saat sopir mengecek body bus, seketika kaget, karena dia melihat pohon jati dan setelah memutar dia berada di tengah-tengah hutan, dia mulai tersadar jam 02.30 WIB dini hari dan kernet mencoba membangunkan penumpang yang berjumlah 33 orang.
Peristiwa ‘Mesin Waktu’ Kerap Terjadi di Hutan Blora
1 29

BLORA, suaramerdeka.com – Cerita mistis tentang korban yang tersesat ‘mesin waktu’ di hutan jati Blora ternyata sudah kerap terjadi. Kejadian terjebaknya bus Pahala Kencana dan dua truk tronton di hutan Hutan Bonggan bukanlah peristiwa pertama kali. Warga setempat bahkan sudah tidak heran lagi mendengar kejadian-kejadian yang tak masuk akal itu.
Seperti yang dituturkan Briptu Soewignyo yang sehari-hari berdinas di Sentra Pelayanan Masyarakat Polsek Todanan, Blora. Menurutnya, rimba yang kerap disalahgunakan sekelompok orang yang bertujuan ingin kaya mendadak itu, beberapakali mencuatkan fenomena ganjil berbau mistis.
Selama sembilan tahun terakhir, setidaknya telah empat kali ada kejadian ganjil. Yang paling heboh ya, bus Pahala Kencana dan dua truk tronton tiba-tiba ada di tengah hutan itu,” kata Soewignyo seperti dilansir dari Tribunnews.
Dia mencertiakan, kejadian aneh pertama terjadi sekitar sembilan tahun lalu. Grup kesenian ketoprak yang disewa warga untuk menghibur masyarakat dalam hajatan, malah tersesat di kawasan hutan. “Ditunggu-tunggu ketopraknya enggak datang. Tahu-tahu besoknya ramai, karena grup ketoprak itu ada di tengah hutan,” kisah Soewignyo. Lebih mencengangkannya, kelompok ketoprak ini merasa tengah main ketoprak di rumah yang punya hajatan.
Tiga tahun lalu, giliran penduduk setempat yang tiba-tiba tersesat di kawasan itu. Menurutnya, ketika mengendarai motor malam hari dekat kawasan hutan, mereka juga tersesat di belantara. “Dia enggak bisa pulang selama dua hari dua malam. Setelah diikhitiarkan, baru ketemu. Ternyata dia di tengah hutan. Ngakunya ya lagi naik motor saja di jalan,” tutur Soewignyo.
Di Tengah Makam
Polisi yang 18 bulan lagi pensiun ini pun mengalami sendiri pengalaman unik seperti itu. Menurut cerita Soewignyo, saat dia mau pulang dari Mapolsek Todanan, hujan deras mengguyur wilayah Blora. Setelah menempuh perjalanan beberapa kilometer menuju rumahnya di Kenduruan, Blora, dia melintas di kawasan hutan.
“Lampu utama motor saya tiba-tiba rusak, mau copot kacanya. Terus saya betuli sejenak, selanjutnya sambil jalan saya pegangi. Tapi, saya enggak sampai-sampai rumah. Ternyata saya semalam suntuk ada di tengah hutan,” ujar Briptu Soewignyo.
Paginya, Soewignyo baru menyadari berada di tengah makam, setelah ditegur orang. Bahkan warga sempat mengiranya sebagai penjahat. “Sejak peristiwa itu, kalau saya melintas dekat kawasan itu, ya nyanyi-nyanyi saja sekerasnya,” kata dia sembari tertawa.
Kendati demikian, Soewignyo mengimbau agar masyarakat mengambil hikmahnya, bukannya terjebak pada ‘klenik’. “Jangan sampai pikiran kosong, atau melamun saat di jalanan atau saat melakukan apa saja. Saya yakin kalau iman kita kuat, tidak akan mengalami hal-hal seperti itu,” pungkasnya.
( trb , Diantika PW / CN27 )
Pascaevakuasi, Goresan Badan Bus Baru Terlihat
0 16

BLORA, suaramerdeka.com – Teka-teki tentang misteri tersesatnya bus Pahala Kencana dan dua truk Hino Ranger tronton pengangkut semen milik PT Varia Usaha, Gresik, di hutan Jaken, Desa Kedung Bacin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, masih menjadi buah bibir warga setempat.

Kepala Desa Kedungbacin, Blora, Lilik Pujianto, menceritakan beberapa kejanggalan yang sulit dinalar logika. Dia mengakui, sempitnya jalan tidak memungkinkan dilalui secara normal oleh tiga kendaraan berat itu. Karena sempitnya jalan, warga harus terlebih dahulu memperlebar jalan dengan menguruk tanah.
Mulanya saat masih terjebak di dalam hutan rimbun itu, body kendaraan tersebut masih terlihat mulus dan tidak ditemukan goresan. Namun anehnya, setelah berhasil keluar, bodi mobil baru kelihatan lecet-lecet kena ranting.
“Padahal pas ditemukan kondisinya mulus. Aneh memang,” kata Lilik, Rabu (26/6) menceritakan fenomena aneh yang menimpa bus berpenumpang 33 orang dan dua truk tersebut.
Para penumpang yang terlelap, baru menyadari hal itu saat subuh, ketika ayam berkokok disusul kumandang azan. Ketika evakuasi berlangsung, tutur Lilik, hampir terjadi keributan. Para penumpang marah karena mengira sopir tak tahu jalan hingga akhirnya tersesat di tengah hutan Namun setelah sopir menjelaskan kejadian mistis yang dialami, para penumpang urung mengeroyoknya.

4 Responses to “Kronologis Pahala Kencana”


  1. 1 ionputrajava Juli 4, 2012 pukul 8:47 am

    wah parah tuh jin….

  2. 2 anonim Juli 9, 2012 pukul 5:54 am

    kalau cuman repost gini buat apa bikin blog, menuh menuhin aja

    • 3 Azis Turindra Juli 9, 2012 pukul 10:44 pm

      Klarifikasi : Bukan repost melainkan pengarsipan di blog dari berita yang pernah dimuat, sebagai informasi di situs berita belum tentu selalu dimuat sebagai antisipasi para blogger melakukan pengarsipan berita
      terimakasih

  3. 4 wisa212 September 9, 2012 pukul 5:07 am

    Bagus Bung itu buat arsip, yg jelas komentar orang orang itu perlu dicatat ok


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Arsip

RSS turindra

  • PT Greenfields Indonesia job vacantion
    PT Greenfields Indonesia We are an agribusiness company with integrated Dairy Farm & Milk Processing Plant, located in Malang – East Java. To support our development program, we are looking for high quality fresh graduate to be trained in our Management Trainee Program (4th batch) for our milk processing factory. The trainees will be: · […]
    Azis Turindra
  • Memahami Wanita Melalui Bulan Lahir
      Memahami karakter pasangan merupakan hal terpenting agar tercipta keharmonisan dalam menjalani kehidupan terutama bagi yang berumah tangga. Bagi yang belum berumah tangga atau sedang berteman dengan wanita tidak ada salahnya untuk memahami mereka, karena wanita ingin di mengerti. Kami membahas karakteristik wanita berdasakan bulan lahir, mungkin hal ini sa […]
    Azis Turindra
  • MENGAPA ANAK DAN ORANGTUA ITU ‘GILA’ GAMES DAN TV?
    MENGAPA ANAK DAN ORANGTUA ITU ‘GILA’ GAMES DAN TV? By Munif Chatib “Pak Munif, anakku ‘gila; sama games, gimana cara menghentikannya?” “Pak Munif, anakku bilang: ‘TV is my life!” Betapa banyak kegalauan orangtua melihat anak-anaknya tersihir oleh games dan TV. Ketika saya tes ke teman-teman saya yang rata-rata berumur 40-an, untuk main games bola dengan […] […]
    Azis Turindra

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: